Berita
Studi yang didanai NIH menghubungkan kolitis kronik dengan perubahan menetap pada sel punca usus

Ringkasan berbantuan AI Ditulis oleh WellCareChina dengan bantuan AI dan diperiksa terhadap artikel aslinya.
Institut Kanker Nasional Amerika Serikat (NCI) melaporkan pada 25 Maret 2026 bahwa peneliti yang didanainya menemukan, pada model mencit dan organoid, bahwa kolitis kronik meninggalkan perubahan menetap pada sel punca kolon yang meningkatkan aktivitas faktor transkripsi AP-1, dan bahwa tumor kolorektal tumbuh lebih cepat pada mencit yang telah pulih dari kolitis dibandingkan mencit yang sebelumnya sehat. Para penulis menyatakan bahwa jika hal ini terjadi serupa pada manusia, pemeriksaan atas memori epigenetik tersebut berpotensi memberi tahu pasien tentang risiko kanker kolorektal sejak dini. Laporan itu menggambarkan kemajuan penelitian, bukan uji klinis yang sudah disetujui.
Baca artikel asli Membuka sumber asli di tab baru.
Hak cipta dan penggunaan ulang
Artikel asli adalah teks yang berwibawa. Halaman ini memuat ringkasan kami sendiri dan tautan kembali; tidak ada bagian dari artikel asli yang disalin di sini.
Sumber tingkat A — akses terbuka / domain publik; ringkasan dan tautan diterbitkan di sini, naskah asli tetap menjadi acuan.
Kembali ke berita medis Bagaimana situs ini menangani sumber